Keperkasaan Pria

Penyakit yang sering dikeluhkan kaum pria atau wanita secara tidak langsung ialah menurunnya keperkasaan. Keperkasaan pria maupun wanita berhubungan langsung dengan seluruh sistem saraf ditubuh kita, terutama sistem pikiran, sistem perasaan, sistem rangsangan dan sistem pencernaan. Kesegaran tubuh berpengaruh pada saraf keperkasaan pria. Saraf keperkasaan bukan hanya terdapat pada alat votal, tetapi juga berhubungan dengan jantung, hati, limpa, perut, hernia, prostat, dengkul, jempol tangan dan jempol kaki, urat buang energi negatif (dipangkal jari telunjuk dan jari tengah, yang berhubungan dengan saraf pikiran, keseimbangan dan tekanan darah serta oksigen di otak), saraf rangsangan yang di pangkal telinga, pangkal leher, pangkal rusuk, pinggir tulang kemaluan, pangkal penis sampi ujungnya, ruas tulang pinggang (titik rukuk dan sujud) cekungan paha dalam, dan urat saraf dalam lutut yang berhubungan ke jempol kaki.

Keperkasaan pria ataupun wanita akan turun jika bagian saraf yang tersalut pengapuran sudah tidak berfungsi dan tidak lentur lagi, serta aliran darah pada pembuluh balik ke alat vital sudah tidak/kurang berfungsi lagi.

Biasanya hal yang dilakukan para pria untuk meningkatkan keperkasaan pria adalah mengonsumsi obat kuat. Obat pil hormon atau suntikan testosteron hanya memberik koreksi saja bagi pria yang kadar hormon kelelakiannya rendah atau sudah menurun, namun hormon tersebut tidak membuat pria bertambah meningkat potensi seksnya. Pria yang sudah mulai uzur hanya dipulihkan padam seksnya dengan suplemen hormon, tetapi bukan membuat potensi seksnya bisa menjadi muda perkasa kembali.

Bagi suami normal, untuk itu tak perlu tambahan obat kuat. Hanya suami yang menderita ejakulasi dini yang perlu obat (biasanya obat penenang sebab masalahnya ada di jiwa), agar bisa lebih sadar menunda ejakulasinya. Untuk itu banyak tersedia obat mutakhir, baik yang diminum, maupun yang disuntik.

Bahwa memang ada senyawa yang memberi sensasi seks lama, sudah lama tercatat dalam khasanah menids. Tetapi perlu diingat bahwa sensasi seks tidak identik dengan potensi seks. Merasa seksnya lebih lama, tetapi bukan berarti berpotensi lebih lama dalam seks.


=====================================

>>> Order GASA, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>